Penantian panjang yang dialami selama ini di wilayah kabupaten Mamuju, dimana daerah tertentu saja yang bisa mendapat akses jaringan komunikasi , namun dengan seiring berjalannya waktu lewat program Pemerintah Nomor 11 Tahun 2020, Tentang Cipta Kerja serta arahan Presiden untuk melakukan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital baik daerah 3T maupun daerah Non 3T.

Kepastian akan jaringan Komunikasi baik daerah terpencil maupun wilayah kepulauan tahap demi yahap agar segera terwujud, dengan dibuktikannya BTS (base transceiver station) yang telah dibangun di beberapa wilayah di Kabupaten Mamuju pada tahun 2021 sebanyak 7 menara dan awal 2022 ini sebanyak 28 BTS dari sekitar 55 menara yang akan dibangun seluruhnya untuk wilayah Kabupaten Mamuju, termasuk daerah Kalumpang dan Bala-balakang..

Ditandai dengan surat dukungan dari Bupati Mamuju Nomor 5556/009/2021 Tentang dukungan Pemerintah Daerah, besar harapan Pemkab Mamuju agar program Jaringan Selular Bergerak ini dapat dinikmati seluruh masyarakat Mamuju, malalui Dinas Kominfo dan persandian Kabupaten Mamujuterus menerus memantau perkembangan pembangunan BTS disetiap wilayah yang didirikan menera komunikasi dengan tetap berkoordinasi bersama pihak pengembang agar nantinya tidak ada kendala dilapangan. Seiring dengan itu pula Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Kominfosandi telah membuat regulasi tentang Perda Retribusi Menara Telekomunikasi yang tujuan utamanya adalah untuk pengawasan setiap menara atau BTS jaringan telekomunikasi yang ada di wilayah Kabupaten Mamuju.(*)dede.